Friday, May 25, 2012

Perjalanan ke Bromo



Mungkin sudah banyak yang membahas tentang bromo, tapi disini saya cuma akan menuliskan perjalanan saya sendiri bersama teman2 saya.. perjalanan yang begitu panjang bagi saya. Dan merupakan pengalaman yang luar biasa...
Perjalanan ke bromo ini saya mulai dari tempat kontrakan saya yang ada Condong Catur di Sleman Yogyakarta dan ini adalah tampilan rute perjalanan kami. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat peta DISINI


Diawali pada hari Selasa tanggal 4 oktober 2011 pukul 4 sore saya bersama teman-teman dengan jumlah total 6 orang berangkat menggunakan mobil avanza menuju bromo dengan rute awal yaitu kota solo yang memang kami rencanakan untuk beristirahat disana untuk makan malam.

ini adalah cek mobil sebelum berangkat, hal penting yang tak boleh terlupakan sebelum perjalanan jauh..

Sesampainya di Solo kita mencari makanan di pinggir jalan yang sekiranya lumayan murah.. ahaha maklum duit mepet =))
Setelah selesai makan malam, perjalanan kami lanjutkan menelusuri gps yang ada di androidku mengikuti rute diatas. dari kota ke kota, kita juga berganti-gantian menyetir karena jalan jawa timur memang cukup melelahkan.
Oh iya, sampai di ngawi kita tidak melewati madiun kita mengikuti arah ke surabaya, lurus aja tidak belok kanan ke madiun.
Melanjutkan dari kota ke kota. Sampai jombang kita masih lurus, lalu sampai mojoagung kita tidak ikut ke arah surabaya tapi ke arah pandaan (jalan raya pandaan).
Di jalan raya pandaan inilah kita nanti akan naik ke pegunungan, waktu itu memang pertama kali kesana jadi kita sama sekali tidak tau jalan ke bromo, kita pun sempat salah jalan karena kita mengikuti GPS yang mengambil rute lebih dekat padahal itu bukan jalan utama dan kondisi yang jelek sekali.
Waktu itu jam 2 malam, kita sangat kebingungan dan tak tahu harus tanya ke siapa, jam segitu jelas tak banyak orang diluar rumah. tapi kami akhirnya menemukan bapak2 yang sedang merokok diluar rumah. ternyata benar kami salah jalan dan harus putar balik ambil belokan yang ada di depannya lagi, bukan jalan yang sedang kami tempuh ini tadi.
Sejak saat itu kami tak hanya mengandalkan GPS lagi, tapi mengandalkan trik bertanya "malu bertanya sesat dijalan". =))

Dari belokan yang benar ini kami menelusuri pengunungan, jalan yang naik dan tak ada hentinya, sepi dan jalanan semakin terjal, aspal yang mengelupas dan belokan menukik kadang-kadang melewati jurang juga. jalanan yang sepertinya ironis untuk sebuah objek wisata yang telah tersohor sampai ke luar negeri.
Tak berselang lama kita melihat lampu2 rumah pedesaan yang kami harap2kan setelah setengah jam menanjak dengan kanan kiri hutan... rasanya seperti menemukan oase di tengah gurun.. (hahaha lebay dikit)
Desa tersebut bernama Tosari, desa terakhir yang kami lewati sebagai persinggahan sebelum naik ke penanjakan.
inilah foto-foto kami sesampainya di desa Tosari.


Sampai di Tosari pukul setengah tiga pagi, kita langsung di tawari jeep untuk naik ke penanjakan, harga jeep Rp.350 ribu. itu udah sama sopir dan bensin kita gag usah mikir. jeep ini muat untuk 6 orang  dengan 2 di depan 4 di belakang. (sopir gag diitung)
Tak usah menunggu waktu lama, pukul Setengah 4 bersama sama rombongan lain kita melakukan perjalanan iring-iringan, melewati hutan menanjak naik tak henti-hentinya..
Setelah beberapa menit perjalanan kita bertemu dengan loket masuk wisata bromo, kurang jelas detail nya berapa yang kita bayar  soalnya waktu itu temen saya yang di depan yang turun untuk bayar, kita 6 orang abisnya 45ribuan.. itu udah termasuk tiket masuk perorang, tiket masuk mobil, kamera, asuransi dan tak tau apalagi. tips aja nie,, lain kali bilang gag usah bawa kamera. soalnya gag bakalan dicek. =))

Setelah membayar kita melakukan perjalanan lagi dan sampai di bromo view, tempat ini adalah tempat yang di gunakan untuk melihat gunung bromo secara keseluruhan di saat sunrise, pemandangan disini sangat indah. sayang kalo tak mengabadikannya.

Ini foto-foto kita saat sampai disana, sambil nunggu sunrise kita menghangatkan diri dulu dengan minum kopi di warung yang ada disana, bagi yang lupa bawa jaket tebel disana gag usah kuatir, banyak banget orang yang nyewain jaket 10rbuan untuk sekali penanjakan. hahaha

Dan ini gunung Bromo sekitar pukul setengah lima pagi. saat masih tertutup kabut sampai puncaknya

Ini nih yang udah gag tertutup kabut, Keren kan?

Setelah puas foto-foto kita melanjutkan lagi perjalanan menuju "penanjakan".
Perjalanan berlangsung hampir setengah jam menggunakan jeep, melewati hutan dan jalanan yang kadang sangat terjal. sesampai disana mata kita langsung terkagum kagum dengan pemandangan padang savana dan padang pasir yang sangat luas.

Untuk padang savana nya saya tak sempat mengambil gambarnya, ini kondisi kita sampai di padang pasir tempat penanjakan.

Perjalanan dilanjutkan kira-kira 3km lebih berjalan kaki menaiki gunung bromo yang berselimutkan pasir, oh iya kalo yang tidak kuat bisa naik kuda loh, biaya naik kudanya tergantung pintar2 kita nawarnya, waktu itu saya nawar boleh 20rb tapi dari separo perjalanan. kalo dari awal dia bisa matok harga 50-90rb. gilak gag tuh..

Tak semua dari teman saya kuat naik, karena belum tidur semalaman akhirnya ada dua orang dari teman kami mengalah untuk menunggu di jeep saja, padahal pemandangan dari puncak gunung sungguh mempesona, rugi sebenernya kalo gag ikut naik.

Setelah puas di atas puncak kita turun dan kembali ke parkir jeep lagi menghampiri teman-teman saya yang saya tinggal, dan dengan lelah kami naik jeep lagi dan kembali ke desa Tosari.

Dari Tosari kita beristirahat sejenak untuk makan siang dan kami lanjutkan "turun gunung" ke kota Malang untuk mencari penginapan,

bersambung.......
Perjalanan Pulang dari Bromo

Maap kalo agak berat isinya gambar semua :p




3 komentar:

Tjahja Dinata said...

terimakasih atas tulisannya.
bisa dijadikan referensi buat ke bromo besok :)

tanjung pondok tani pondok tani said...

Bromo Tanjung Pondok Tani
Dalam rangka Memperkenalkan " Kawasan Tengger-Bromo" dari segala aspek, kami buka pondok tani tanjung-tosari unt umum, “tanpa tarif” (khusus untuk rombongan)
@.kamar los + 2 km mandi luar, dapur, teras serba guna, kapst: 8 s/d 16 orang, cukup memasukkan dana "sukarela" ke kotak dana perawatan pondok pertanian.
# untuk informasi hub per sms/tlp: 081249244733 - 085608326673 ( Elie – Sulis ) 081553258296 (Dudick). 0343-571144 (pondok pertanian).
# Informasi di Facebook dengan nama : Bromo Tanjung Pondok Pertanian

Anonymous said...

makasih infonya ya.....jd sebaiknya lewat tosari ato ngadisari ??
rencana libur lebaran ini mau trip to bromo bersama keluarga

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More